Category: Travelling


OK, pada tulisan kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang pembuatan Paspor Biasa jenis 48 sesuai dengan apa yang telah saya lakukan pada awal Februari 2011 lalu. Dan pastinya tidak melalui calo yang menjanjikan selesai cepat namun dengan biaya yang muahalnya berlipat – lipat ( semoga mereka diberikan petunjuk ke jalan yang benar. Amiin.). Untuk membuat paspor dengan mandiri tidaklah serumit apa yang dibayangkan namun memang butuh kesabaran dan ketelitian. Inilah pengalaman saya ketika berjuang mendapatkan paspor di Kantor Imigrasi Kota Semarang di daerah Krapyak Semarang Barat. Untuk lebih jelasnya silakan menuju TKP :

Baca Selengkapnya

Semarang selain terkenal sebagai kota perdagangan, akhir-akhir ini juga terkenal menjadi kota wisata dengan icon-icon hiburan  yang sangat diandalkan. Pemerintah Kota Semarang dengan program andalannya Visit Semarang 2010 (tapi sekarangkan udah 2011 ya??) sedang berusaha menarik para wisatawan baik domestic maupun manca negara untuk berkunjung atau sekedar transit di wilayah Semarang.  Sebagai salah satu anak pribumi asli Semarang, saya juga ingin sedikit promosi daerah – daerah wisata di Semarang . Sebenarnya wisata di Semarang bisa dikategorikan menjadi beberapa macam jenis yaitu Wisata Religi, Wisata Sejarah, Wisata Belanja, dan Wisata Kuliner.  OK, yuk langsung aja ke TKP, 10 Tempat Wisata Paling Keren di Semarang, untuk tahu lebih lanjut ikuti terus ya tulisan dibawah ini…

Baca Selengkapnya

Tulisan ini saya tulis berdasarakan pengalaman pribadi saya saat pergi ke Jakarta beberapa hari yang lalu dalam rangka mengantar kakak saya kuliah di Busan, Korea Selatan. Judul posting perjalanan kali ini berbeda dengan tulisan – tulisan sebelumnya yang selalu menggunakan kata “ hemat ”, karena menurut saya perjalanan kali ini tidak saya anggap hemat tapi sangat nyaman. Sebenarnya untuk pergi ke Jakarta dapat menggunakan berbagai macam jenis angkutan umum mulai dari bus, kereta api, dan pesawat. Kesempatan kali ini saya menggunakan Kereta Api Bisnis Fajar Utama keberangkatan Semarang Tawang tujuan akhir Jakarta Pasar Senen (tumben ni saya mau pakai kereta bisnis). Walaupun biaya yang digunakan lebih mahal dibandingkan dengan KA jenis ekonomi tetap saya jalani karena perjalanan saya lakukan bersama keluarga. Ingin tahu lebih lanjut tentang perjalanan saya, ikutin posting ini lebih lanjut ya…
Baca Selengkapnya

Pengalaman ini saya tulis berdasarkan perjalanan wisata yang saya lalui bersama sembilan orang temen-temen kuliah konsentrasi kontrol pada pertengahan Januari 2011. Dimana UAS dan LPJ HME 2010 telah selesai dilaksanakan. Mengapa kami memilih museum sebagai kunjungan saat itu??? Padahal museum kan identik dengan barang yang jadul, kuno, serem , angker, ngebosenin dll. Tapi untuk Museum yang satu ini beda koq, jauh dari kata-kata itu semua walaupun memang suasana masih agak jadul-jadul gitu. Museum dengan belasan koleksi lokomotif ini, sudah terkenal menjadi objek wisata sejarah di kawasan Ambarawa Jawa Tengah, bukan hanya terkenal di dalam negeri saja lho tapi sudah terkenal hingga penjuru dunia. Hal ini dibuktikan dengan seringnya rombongan turis luar negeri memasukkan Museum KA Ambarawa ke dalam paket wisata di Jawa Tengah. Pengen tahu lebih lanjut tentang perjalanan kami di sana, baca terus tulisan ini ya…

Baca Selengkapnya

Perjalanan kali ini saya tulis berdasarkan kisah yang saya alami satu bulan yang lalu, tepatnya tanggal 17-19 Desember 2010. Saat itu sedang ada acara Java Robo Contest yang diadakan oleh PENS-ITS di Surabaya. Kami empat orang mahasiswa TE Undip terdiri dari saya, Bambang NC, Reza DI, dan Oka D ( yang saat itu disebut Fantastic Four, biar keren. Hehe) berniat untuk menghadiri acara tersebut. Seperti biasa kami ke Surabaya dari Semarang mengandalkan alat transportasi yang merakyat yaitu Kereta Api Ekonomi. KA Ekonomi yang kami naiki adalah KA Ekonomi Kertajaya berangkat dari Jakarta Pasar Senen menuju Surabaya Pasar Turi via Semarang Poncol. Mengapa kami memilih KA Ekonomi?? Disamping harganya lebih murah dibandingkan transportasi lain yaitu Rp 37.000,- sekali jalan, KA Ekonomi juga memberi tantangan dan cerita unik tersendiri. Seperti pada artikel-artikel yang saya tulis sebelumnya, untuk naik KA Ekonomi kita bisa langsung menuju Stasiun Poncol saja, bisa menggunakan transportasi apa saja. Kebetulan kemarin kami menggunakan motor dan kami titipkan di Stasiun. Karena saat itu kami berencana pergi dua hari jadi total biaya penitipan adalah Rp 10.000,- tiap motor. Untuk menuju Stasiun Poncol dan mekanisme penitipan motor di Stasiun Poncol bisa dilihat di artikel lain saya yang berjudul “ Perjalanan Hemat Semarang – Malang ”.

Baca Selengkapnya

Perjalanan  dari Semarang menuju Yogyakarta ini saya alami pada awal Desember tahun 2010. Saat itu saya tergabung dalam Tim Robot EWS Teknik Elektro Undip  yang akan bertanding dalam lomba Roborace di UNY. Pada lomba kali ini kami mengirim delapan Tim Robot yang salah satunya adalah Tim Robot saya Brontosaurus_EWS_kus.  Kami berangkat dari Semarang menggunakan sepeda motor dan mobil, dengan jumlah total dua belas sepeda motor dan satu buah mobil (wah ternyata banyak juga ya..).  Pada awalnya kami akan ke Yogyakarta melalui jalur Magelang, namun karena jalur Magelang ditutup karena ada  banjir lahar dingin dari Merapi, kami sepakat mengalihkan rute melewati Solo dan Klaten. Rute dari Semarang ke Yogyakarta sebenarnya ada banyak selain melalui Magelang diantaranya melalui Solo dan Temanggung – Purworejo.  Pertimbangan kami memilih melewati Solo karena kami menggunakan sepeda motor dan memilih perjalanan malam, selain jalur Solo datar dan banyak track lurus disana penunjuk arah juga jelas. Namun resikonya perjalanan menjadi tambah lama  dibandingkan melalui jalur Magelang yaitu hampir dua kali lipatnya.

Baca Selengkapnya

Posting yang saya tulis berdasarkan kisah yang saya alami saat ke Bandung pada awal November 2010 lalu.  Saat itu saya tergabung dalam militansi Tim Lomba Galelobot di ITB yang saat itu berjumlah  10 personil dari Teknik Elektro Undip. Untuk bepergian dari Semarang ke Bandung sebenarnya banyak transportasi yang bisa digunakan dari kendaran pribadi, bus patas/travel ( tarif mulai Rp 95.000,- ), bahkan KA Bisnis & Eksekutif ( tarif Rp 100.000,- hingga Rp 135.000,-) sayang KA Ekonomi dari Semarang tidak ada. Pemberangkatan dari Semarang ke Bandung, tim kami dibagi menjadi dua jalur utama yaitu Semarang – Bandung dan Semarang – Solo – Bandung. Dimana enam personil memilih jalur Semarang – Bandung menggunakan KA Bisnis Harina dengan budget Rp 100.000,- sekali jalan. Dan empat personil yang lain termasuk saya memilih lewat Solo dahulu karena untuk anggaran perjalanan pulang pergi akan lebih murah,  memotong biaya 65 % dibandingkan jika langsung dari Semarang. Pengen tahu tips dan trik uniknya??? Silakan ikuti posting dibawah ini…

Baca Selengkapnya

Pengalaman perjalanan dari Semarang ke Malang ini saya tulis berdasarkan kisah nyata yang saya alami ketika menjadi militansi Tim KRI Roro Jonggrang Undip ketika bertanding di UMM dalam acara KRI-KRCI-KRSI 2010 Malang. Dimana saat itu temen-temen sepakat untuk berangkat dari Semarang ke Malang via Kereta Api Ekonomi Matarmaja jurusan Jakarta-Malang yang melewati Semarang. Sesungguhnya banyak angkutan dari Semarang-Malang yang bisa dinaiki diantaranya Travel dan Bus yang harganya relatif lebih mahal di atas kisaran Rp 75.000,-. Karena itulah saat itu kami yang berdelapan orang sepakat untuk naik kereta api yang dirasa lebih murah (memang kenyataannya murah). Berikut inilah tips trik unik yang bisa dilakukan.

Untuk naik kereta api tentunya kita harus ke Stasiun dulu, di Semarang ada dua stasiun kereta api  yaitu Stasiun KA Poncol untuk jenis kereta ekonomi dan Stasiun KA Tawang untuk jenis kereta yang lebih bagus yaitu Bisnis dan Eksekutif. Karena kita akan berhemat ria  maka kita harus memilih stasiun Poncol pastinya (alamat: Jl Imam Bonjol 115 Semarang). Untuk menuju kesana banyak transportasi yang bisa digunakan antara lain bus, angkot,  becak dll. Banyak angkutan dengan berbagai jurusan yang melalui depan stasiun, kalau bingung tanya aja angkot yang menuju Tugu Muda/ Lawang Sewu trus ke arah jalan Imam Bonjol atau tanya langsung yang ke arah stasiun aja, tenang  tarifnya relatif murah. Kalo pengen lebih murah atau bisa dikatakan limit mendekati gratis minta di anter temen atau saudara aja ke stasiun kan gratis tu lumayan. Kalau pengen naik kendaraan pribadi seperti yang saya lakukan, kendaraan bisa dititipkan di stasiun Poncol aja, disana disediakan sarana penitipan yang legal dan aman. Tarifnya untuk sepeda motor Rp 5.000,-/ hari dan untuk mobil Rp 10.000,-/hari.

Baca Selengkapnya

Improve the web with Nofollow Reciprocity.